Home » Kehamilan » Pemeriksaan Panggul Pada Ibu Hamil
pemeriksaan panggul saat kehamilan

pemeriksaan panggul saat kehamilan

Pemeriksaan Panggul Pada Ibu Hamil primigravida sangat penting dan wajib dilakukan, hal ini bertujuan untuk menilai keadaan dan bentuk panggul apakah terdapat kelainan atau keadaan yang dapat menimbulkan penyulit kelahiran. Sedangkan pemeriksaan panggul pada ibu hamil multigravida dengan riwayat persalinan sebelumnya spontan melalui jalan lahir tidak wajib, kecuali jika riwayat persalinan sebelumnya SC.

Cara melakukan pemeriksaan panggul bagi ibu hamil

1. Periksa Pandang
Dilihat apakah terdapat dugaan kesempitan atau kelainan panggul misalnya

  • Pasien sangant pendek
  • Berjalan pincang
  • Terdapat punggung seperti kifosis, skoliosis atau lordosis
  • Belah ketupat michealis tidak simetris

2. Periksa Raba

  • Pasien dapat diduga mempunyai kelainan/kesempitan panggul bila ada periksa raba didapatkan :
  • Primagravida, pada kehamilan 36 minggu atau lebih, kepala belum masuk PAP
  • Primagravida, pada kehamilan aterm terdapat kelainan letak
  • Parasat Osborn positif

3. Pengukuran ukuran-ukuran luar panggul

  • Pemeriksaan ini penting dilakukan terutama pada primagravida untuk mengetahui ada tidaknya panggul sempit
  • Alat untuk mengukur ukuran panggul yang paling sering digunakan adalah jangkar panggul dari martin.

Ukuran-ukuran luar panggul yang sering digunakan untuk menilai keadaan panggul adalah

  • Distansia Spinarum Yaitu jarak spina iliaka anterium superior kanan dan kiri dengan ukuran normal sekitar 23-26 cm
  • Distansia kristarum Yaitu jarak terjauh antara krista iliaka terjauh kanan dan kiri dengan ukuran normal sekitar 26-29 cm. Bila selisih antara distansia kristarum dan distansia spinarum kurang dari 16 cm, kemungkinan besar adanya kesempitan panggul.
  • Distansia tuberum Yaitu ukuran melintang dari pintu bawah panggul atau jarak antara tuber iskhiadikum kanan dan kiri, dengan ukuran normal sekitar 10.5-11 cm.
  • Konjugata Eksterna (Boudelaque) Yaitu jarak anatara tepi atas simfisis dan prosesus lambal V, dengan ukuran normal sekitar 18-20 cm, bila diameter Beodelaque kurang dari 16 cm, kemungkinan besar terdapat kesempitan panggul.
  • Lingkar panggul Diukur mulai dari pinggir atas symphisis, pertengahan sias trochanter mayor, ruas tulang lumbal ke lima kembali lagi ke tempat yang sama.
You might also likeclose