Home » Kehamilan, Kesehatan » Pemeriksaan protein pada urine ibu hamil
cara pemeriksaan protein urine

cara pemeriksaan protein urine

Pemeriksaan protein pada urine ibu hamil

Yaitu pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya protein dalam urine, dikarenakan terjadinya retensi air dan garam dalam tubuh. Pemeriksaan protein dalam urine pada ibu hamil ini penting dilakukan untuk menegakkan diagnosa atau mendeteksi faktor resiko ibu hamil seperti kemungkinan pasien mengalami pre eklamsi ringan, pre eklamsi berat dan eklamsia. Pemeriksaan ini dilakukan pada kunjungan pertama dan setiap kunjungan pada akhir tresmester II sampai trismester III kehamilan.

Cara Pemeriksaan protein pada urine ibu hamil

a. Bila menggunakan asam sulfasalicyl 20%

  • 2 tabung diisi urine masing-masing 2cc
  • Tabung I tetesi 8 tetes asam sulfasalicyl 20%, kocok tunggu bentar
  • Bandingkan tabung I dan II. Bila tidak ada perubahan atau sama, hasil negatif
  • Bila tabung I lebih keruh, panaskan tabung tersebut hingga urine mendidih, lalu bandingkan dengan tabung ke II, bila tetap keruh hasil pemeriksaan positif

b. Bila menggunakan asam accetat 6%

  • 2 tabung diisi urine masing-masing 5 cc
  • Tabung I dipanaskan hingga mendidih, perhatikan sesudah itu terjadi kekeruhan atau tidak.
  • 3. Tabung I yang telah dipanaskan, tetesi 3-5 asam accetat 6%, lalu panaskan kembali sampai mendidih. Bila tetap keruh hasil positif

Cara Pemeriksaan protein dalam urine ibu hamil

  • Negatif (-) ; urine tidak keruh
  • Positif 2 (++) ; kekeruhan mudah dilihat dan ada endapan halus
  • Positif 3 (+++) ; urine lebih keruh dan ada endapan lebih jelas terlihat
  • Positif 4 (++++) ; urine sangat keruh dan disertai endapan menggumpal